Selasa, 09 Agustus 2011

Refrensi Lagu (Ramadhan)

Entah kenapa lagu yang judulnya Cahaya Hati - Opick nyentuh banget.
berikut liriknya

Allah engkau dekat penuh kasih sayang
Takkan pernah engkau biarkan hamba-Mu menangis
Karna kemurahan-Mu
Karna kasih sayang-Mu

Hanya bila diri-Mu
Ingin nyatakan cinta
Pada jiwa yang rela dia kekasih-Mu
Kau selalu terjaga yang memberi segala

Reff:
Allah Rahman Allah Rahim
Allahu Ya Ghafar Ya Nurul Qolbi
Allah Rohman Allah Rahim
Allahu Ya Ghafar Ya Nurul Qolbi
Di setiap nafas di segala waktu
Semua bersujud memuji memuja asma-Mu
Kau yang selalu terjaga yang memberi segala

Back to Reff:
Setiap mahluk bergantung pada-Mu
Dan bersujud semesta untuk-Mu
Setiap wajah mendamba cinta-Mu cahaya-Mu

Back to Reff:
Yaa Allah Ya Rahman
Yaa Allah Yaa Alllah Yaa Allah
Ya Nurul Qolbi
Yaa Allah

sumber: liriklaguindonesiapopuler.blogspot.com


Link Download

Opick - Cahaya Hati

Senin, 08 Agustus 2011

Referensi Film

2 bulan yang lalu gue baru dapet film, yang menurut gue ngena banget filmnya namanya Wedding dress ceritain anak kecil dengan ibunya, film yang kedua yaitu the way home yang ini nyeritain nenek dengan cucunya, keduanya memiliki genre yang sama.

The Way Home
Wedding Dress

oh iya maaf gak nemu link buat downloadnya, nanti minta aja ke gue ya... film wedding dress ngebuat beberapa temen gue yang nonton nangis. gak cewe gak cowo. ahahahaha

Rabu, 03 Agustus 2011

Yogyakarta Singkat

Tugu Yogyakarta, (tugujogja88.blogspot.com)


Yogyakarta, secara geografis terletak pada selatan pulau Jawa bagian tengah. dari 10 bentanglahan Yogyakarta memiliki 8 diantaranya. yaitu Vulkan pada G. Merapi, Struktural pada Perb. Baturagung di Piyungan, Solusional pada Perb. Kars di Gunung kidul, Denudasional pada Perb. Menoreh di Kulonprogo, Fluvial pada Dataran Aluvial Vulkan di Bantul, Eolin pada Gumuk Pasir di P. Parangtritis, Marine pada P. Parangtritis dan Kota Yogyakarta sebagai bentuklahan asal proses antropogenik
Perkembangan pusat kekotaan pada kota yogyakarta sendiri cenderung pada bagian utara kota Yogyakarta, dengan Malioboro sebagai Central Buisness Disctric  (CBD). perkembangan zona utara pada kota Yogyakarta dipicu oleh berkembangnya pusat-pusat studi atau beberapa universitas yang berkembang pada zona utara. perkembangan pusat-pusat studi tersebut menyebabkan berkembangnya fungsi-fungsi kekotaan. hal tersebut menyebabkan nilai harga jual lahan yang tinggi sehingga menyebabkan para pemilik tanah menjualkan lahan-lahan tanahnya atau mengelolanya sendiri dan kemudian menjadi pusat-pusat perdagangan yang penghasilannya lebih menjanjikan. berbeda dengan zona utara pada kota yogyakarta, zona selatan pada kota Yogyakarta lebih berkembang pada sektor agraria atau pertanian, dengan kebijakan pemerintah daerah setempat yang lebih cenderung pada pertanian dengan didukung oleh kondisi bentanglahan yang menguntungkan. kebijakan tersebut mempengaruhi harga nilai jual lahan. harga nilai jual lahan pada daerah ini cenderung lebih kecil dibandingkan pada zona utara kota yogyakarta. harga atau nilai jual lahan yang kecil menyebabkan para pemilik lahan sayang untuk menjualkan lahannya dan mengelola lahannya dalam bidang pertanian.
Zona Utara adalah Sleman sedangkan zona selatan adalah Bantul. kontars kedua daerah tersebut memang sangat berbeda. namun dengan perbedaan tersebut akan menghasilkan interaksi-interaksi keruangan antara satu dengan yang lainnya. kebutuhan pangan daerah Sleman akan terpenuhi oleh daerah Bantul begitu juga Bantul yang juga membutuhkan fungsi-fungsi yang tidak ada pada daerah Bantul itu sendiri.

Citra Landsat ETM 457 DI Yogyakarta

Selasa, 02 Agustus 2011

selama 2 semester

Mulai masuk semester ke 2 gue berusaha buat ngatur jadwal sedemikian rupa ngebagi waktu antara kuliah, praktikum sama kegiatan non akademis lainnya. semester 1 IP gue ancur banget sumpah, gak tau itu masih masa peralihan atau adaptasi atau kebanyakan main-main. Sadar gak sadar sekarang gue udah kuliah, beda sama sekolah, coba ubah pola pikir sama cara belajar. satu kata-kata pak widi yang emang ngena banget "Kalian itu dateng jauh-jauh kesini buat kuliah, bukan untuk main-main. kasihan orangtua dirumah udah berusaha biayaain kalian mahal-mahal". Jleb... kata-katanya ngebuat nyindir telak. tapi emang gue ngerasa semester 1 kuliah itu kebanyakan main sama temen-temen sma. hedon juga sih. pikiran gue dulu sih wah ini masih masa peralihan bolehlah adaptasi dulu sama lingkungan, kalau dulu ya waktu lung gue abisin sama temen sma, suka gak suka mau gak mau gue lebih mentingin ketemu sama temen sma dari pada kuliah. mungkin masih belum akrab sama dunia kampus kali ya. dan semua itu ternyata salah, kuliah gue keteteran. pas saat ujian akhir maupun midterm cuma modal baca semaleman sama nekat. eh hasilnya nihil.
Bukan maksudnya nyindir juga sih, tapi waktu luang yang dianggap bisa buat hal yang bermanfaat jadi malah buang-buang uang (hedonista). maaf-maaf banget kalau ada yang berfikiran gue sombong gak pernah ngumpul lagi, bukan maksudnya kaya gitu, kita sama-sama berpikirlah sebagai mahasiswa yang tentunya udah memilikipola pikir yang dewasa, terkadang ada hal yang lebih penting dan didahulukan untuk kedepannya dibandingkan melakukan hal-hal yang kurang bermanfaat. sekarang udah di dunia kuliah, banyak hal yang bisa diambil yang tidak akan ditemukan dilain tempat untuk pembentukan karakter dan soft skill untuk dunia kerja maupun terjun kemasyarakat. kesempatan gak dateng 2 kali, hanya ada satu kali mungkin akan ada kesempatan yang sama namun berbeda waktu. sesama teman hendaknya kita saling mengingatkan, tanggungjawab kepada orangtua. kuliah toh buat kita sendiri nantinya.
semester kedepan gue harap, kuliah bukan main-main. namun kuliah merupakan kebutuhan. mohon maaf banget buat temen sma kalo gue rada ngerenggang. kuliah gue juga yang emang banyak praktikum gak bisa ngebuang waktu percuma buat ngerjain laporan semaleman. mungkin berbeda dengan mereka yang waktu luangnya banyak. terlebih lagi di kampus gue gak ada SP maupun remidi. ini bakalan sangat ngerugiin gue kalo misalnya kuliah cuma main-main aja. ngerjar nilai gak gampang banyak usaha yang ngorbanin banyak waktu maupun lainnya. untuk berpikiran main-mian mungkin cuma bisa pas liburan semester panjang semester genap, dan itupun kepotong untuk kkl. gue yakin mereka bisa mahamin. kan kita sama-sama udah dewasa sudah mengeti antara yang baik maupun yang enggak. tapi hubungan silaturahmi mah masih tetep jalan ya kan.

Senin, 01 Agustus 2011

World Badmintoon Cup 2011

WBC R.1 (INDONESIA)

MS
1. TH(4) vs Rodrigo(61) => H-H 1-0
2. DHR(22) vs Ville Lang(45) => H-H 0-0
3. Simon(14) vs Pedro(68) => H-H 0-0

WS
1. Lindaweni(39) vs Tatjana(55) => 0-0
2. Firdasari(26) vs Chloe(53) => 0-0

MD
1. Alvent-Hendra (bye) langsung ke R.2.
2. Markis-Hendra (bye)
3. Bona-Ahsan (bye)

WD
1. Della-Suci(40) vs Grace-Ko(41) => 0-0
2. Greysia-Meiliana (bye)
3. Vita-Nadya (bye)

XD
1. Kido-Lita(39) vs Wojciech-Agnieszka(42) => 0-0
2. Frans-Pia (bye)
3. Rijal-Debby(19) vs Mads-Julie(28) => 0-0
4. Tantowi-Liliyana (bye)

Sumber : http://www.bulutangkis.com/mod.php?mod=diskusi&op=viewdisk&did=8288

KKL 1

Beberapa foto KKL 1 selama 4 hari 3 malam, banyak yang bilang ini si bukan kkl, ini mah jalan-jalan. iya juga si, makan terjamin, tidur nyenyak kerjaannya jalan-jalan. tapi laporannya nyiksa ahahahahaha
Tim Dosen KKL 1



Museum Karst, Pacimantoro
Lava Flow, Gunungapi Muria

Perbukitan Karst Bedoyo

Dome Sangiran


Airtanah asin, Jono Purwodadi



Zona Utara


Deskripsi Umum
 Zona utara terbentuk oleh tenaga endogen berupa tekanan dimana karakteristik tanah pada daerah ini bisa dikatakan lentur dan elastis sehingga menghasilkan bentukan struktural berupa lipatan. Tidak hanya daerah lipatan namun zona ini juga merupakan zona kepesisiran pantai utara yang merupakan bentukan marine. Pada zona ini juga terdapat Gunungapi Tersier Muria.
Dominasi daerah lipatan terdapat pada Perbukitan Kendeng dan Perbukitan Rembang yang menjadi perbukitan antiklinal dan pada daerah Jono dan Kuwu di purwodadi menjadi sinklinorium dari perbukitan lipatan tersebut. Dominasi lain yaitu bentukan marine subareal depositional coast,  yang merupakan pantai bertipe lumpur dan dihabitati oleh bakau. Selain itu yang membuat menarik daerah ini adalah adanya Gunungapi Tersier Muria yang letak punggung-punggungnya langsung berhadapan dengan Laut Jawa
Bentangbudaya pada zona utara pulau jawa tentunya berbeda dengan zona selatan dan zona tengah, bentukanlahan yang berbeda akan mempengaruhi adaptasi manusia sehingga menghasilkan kultur sosial yang berbeda. Secara kependudukan, kepadatan penduduk pada wilayah perbukitan umumnya rendah jika dibandingkan di dataran aluvial. Selian itu persebaran penduduk juga berbeda. Pada daerah perbukitan seperti Kendeng dan Rembang umumnya mengelompok dititik-titik yang terdapat sumberdaya airnya sedangkan di wilayah dataran persebaran pendudul cenderung menyebar. Begitu juga dengan strukutr penduduknya ada dominasi usia dewasa pada daerah kota-kota terutama daerah pantai utara jawa.
Perbedaan sosial budaya dan ekonomi pada daerah perbukitan dan dataran-dataran di pantai utara jawa sangat berbeda jauh, keduanya merupakan lawan dari keadaan antara keduanya. Secara kualitas sumberdaya manusia daerah dataran di pantai utara jawa berada di posisi pertama.
Perekonomian pantai utara jawa cenderung pada sektor industri besar, selain itu juga pada sektor perikanannya. Berbeda dengan daerah pada perbukitan lipatan yang lebih berorientasi pada sektor pertanian dan perkebunan.

Zona Tengah

Deskripsi Umum
Zona bagian tengah adalah zona yang terbentuk oleh subdaksi lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia. Hal ini menyebabkan zona tengah pada pulau jawa membentuk deretan gunung api kwarter yang aktif. Deretan gunung api tersebut antara lain  Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Gunung Sindoro dan Gunung Ungaran yang telah mati. Selain sebagai zona pergunungan berapi zona pada zona ini tentunya akan membentuk dataran aluvial vulkan disepanjang kaki gunung tersebut. Dataran Aluvial tersebut terbentuk oleh asal proses Fluvial yang dihasilkan oleh sungai-sungai besar seperti Sungai Progo dan Sungai Bengawan Solo. Selain itu pada zona ini terdapat hasil bentukan inter-volcano seperti pada Basin Rawa Pening dan Lembah Sungai Progo.
Secara Umum bentanglahan pada zona selatan ini terbentuk karena aktifitas vulkanis seperti pembentukan gunung api Kwarter, erupsi gunung api. Material vulkanis yang dihasilkan pada saat erupsi akan terbawa oleh sungai-sungai yang memiliki hulu pada daerah gunung api aktif seperti Kali Progo sehingga terbawa oleh proses fluvial dan akan menghasilkan betukanlahan asal proses fluvial seperti dataran aluvial pada daerah graben Bantul. Sedangkan  pada deretan bukit gunung api akan membentuk suatu basin yang berbentuk polygon tertutup dan akan menghasilkan bentukan rawa yang alami seperti pada Rawa Pening.
Secara bentangbudaya pengaruh bentanglahan secara langsung adalah adaptasi dan pemanfaatan lahan oleh penduduk sekitar untuk menunjang kehidupan. Dengan material vulkanis yang menyuburkan tanah dan sumberdaya air yang melimpah pada daerah zona tengah penduduk akan secara alami akan memanfaatkan lahan tersebut pada sekotr pertanian maupun perkebunan. Seperti hamparan persawahan irigasi sangat sering dijumpai pada zona tengah. Keberadaan sumberdaya yang cukup akan menumbuhkan fungsi-fungsi dan interaksi keruangan yang nantinya akan menghasilkan suatu kota seperti pada kota Yogyakarta, Magelang, dan Surakarta.
Dari segi kependudukan daerah ini memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi dibandingkan zona selatan. pola permukiman akan cenderung mancari keberadaan sumberdaya-sumberdaya seperti air. Tingkat pendidikan dan Usia harapan hidup pada zona tengah ini sudah cukup tinggi dimana zona tengah ini menjadi pusat-pusat kota yang nantinya akan menghasilkan fasilitas pelayanan umum seperti pendidikan, kesehatan, jasa, dan perdagangan. Sedangkan secara demografi penduduk pada daerah ini sedikit didominasi oleh usia muda, karena tersedianya lapangan pekerjaan yang cukup sehingga tidak mengharuskannya keluar untuk mencari lapangan pekerjaan.
Secara ekonomi zona daerah ini memiliki sumberdaya alam yang tinggi dengan tingkat kesuburan tanah sektor pertanian seperti persawahan pada dataran aluvial, sekotr perkebunan pada lereng-lereng gunung api. Tidak hanya pada sektor pertanian, potensi sumberdaya alam mineral juga banyak ditemukan pada daerah ini sperti bahan tambang galian golongan c (kerikil, pasir, dan batuan). Sedangkan pada daerah pusat kota akan terbentuk ekonomi pasar seperti pelayanan jasa, industri dan perdagangan

Zona Selatan


Deskripsi Umum
Zona selatan Jawa Tengah terbentuk oleh proses pengangkatan. Pada zona ini terdapat bentanglahan Struktural dan Solusional. Bentanglahan Struktural terdapat pada Perbukitan Baturagung di piyungan dan Kambengan di Wonogiri. Sedangkan bentanglahan Solusional terdapat pada Perbukitan Karst di daerah Wonigiri dan Gunung Kidul. Pada Zona ini juga terdapat zona peralihan antara zona selatan Jawa Tengah dengan zona tengah Jawa Tengah yaitu Zona Transisi yang didominasi bentukan Intrusi Diorit pada Gunung Tenong di Wonogiri.
Deskripsi umum dari daerah ini bisa dikatakan bahwa daerah ini merupakan daerah patahan dan karst. Patahan yang terjadi disebabkan oleh pengangkatan daerah zona selatan yang memiliki jenis batuan yang  umurnya sudah sangat tua sehingga batuan tersebut sudah tidak kompak hingga menyebabkan patahan ketika terjadi tekanan yang disebabkan oleh subdaksi lempeng. sedangkan daerah karst terbentuk pada daerah yang berdekatan dengan pantai. Karst yang berkembang pada derah zona selatan Jawa Tengah ini adalah kegel karst yang berbentuk seperti bukit bukit kecil. Sedangkan diantara Perbukitan patahan dan perbukitan karst terbentuk sebuah cekungan atau basin yang menyebabkan daerah tersebut subur dengan pasokan air yang tinggi karena merupakan sebuah cekungan.
Daerah pada zona selatan merupakan daerah yang memiliki sumberdaya alam yang terbatas. Sumberdaya alam mengasosiasikan keberadaan manusia secara langsung. Manusia akan menghuni daerah yang memiliki sumberdaya alam yang cukup. Keberadaan sumberdaya alam adalah salah satu cara manusia untuk mempertahankan hidupnya. Dari faktor tersebut secara kependudukannya kawasan pada zona ini memiliki tingkat kepadatan yang sangat rendah dengan persebaran yang cenderung mengelompok pada daerah-daerah yang memiliki potensi sumberdaya alam seperti air.
Struktur penduduk pada zona selatan didominasi oleh usia muda dan usia tua, usia produktif pergi dari daerah asal mereka menuju daerah yang memiliki lapang pekerjaan yang luas. Kondisi tersebut mempengaruhi kualitas sumberdaya manusia. Penduduk yang memiliki pendidikan tinggi cenderung meninggalkan daerah asalnya menjadi kaum urbanit.
Potensi sumberdaya alam yang rendah berdampak pada segi ekonomi. Pada Zona Selatan nilai jual lahan sangat rendah, penduduk biasanya menggunakan lahan mereka dalam sektor pertanian maupun perkebunan. Sekotr pertanian juga memiliki keterbatasan karena sumberdaya air yang sulit menyebabkan lahan menjadi kering. Pertanian pada daerah ini cenderung kepada lahan kering seperti tegalan dan sawah tadah hujan. Sedangkan perkebunan penduduk pada zona ini umumnya menanam pohon jati ataupun ketela. Lahan pada daerah ini pengolahannya terbatas hanya pada saat musim penghujan sedangkan pada saat musim kemarau penduduk cenderung mengurus ternaknya. Sumberdaya alam satu-satunya yang memiliki potensi yang cukup tinggi adalah batuan gamping, dolomit dan tuf. Namun penduduk tidak dapat mendapatkan dan mengolah secara langsung namun penduduk bekerja sebagai buruh pada industri-industri tambang.