Deskripsi Umum
Zona bagian tengah adalah zona yang terbentuk oleh subdaksi lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia. Hal ini menyebabkan zona tengah pada pulau jawa membentuk deretan gunung api kwarter yang aktif. Deretan gunung api tersebut antara lain Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Gunung Sindoro dan Gunung Ungaran yang telah mati. Selain sebagai zona pergunungan berapi zona pada zona ini tentunya akan membentuk dataran aluvial vulkan disepanjang kaki gunung tersebut. Dataran Aluvial tersebut terbentuk oleh asal proses Fluvial yang dihasilkan oleh sungai-sungai besar seperti Sungai Progo dan Sungai Bengawan Solo. Selain itu pada zona ini terdapat hasil bentukan inter-volcano seperti pada Basin Rawa Pening dan Lembah Sungai Progo.
Secara Umum bentanglahan pada zona selatan ini terbentuk karena aktifitas vulkanis seperti pembentukan gunung api Kwarter, erupsi gunung api. Material vulkanis yang dihasilkan pada saat erupsi akan terbawa oleh sungai-sungai yang memiliki hulu pada daerah gunung api aktif seperti Kali Progo sehingga terbawa oleh proses fluvial dan akan menghasilkan betukanlahan asal proses fluvial seperti dataran aluvial pada daerah graben Bantul. Sedangkan pada deretan bukit gunung api akan membentuk suatu basin yang berbentuk polygon tertutup dan akan menghasilkan bentukan rawa yang alami seperti pada Rawa Pening.
Secara bentangbudaya pengaruh bentanglahan secara langsung adalah adaptasi dan pemanfaatan lahan oleh penduduk sekitar untuk menunjang kehidupan. Dengan material vulkanis yang menyuburkan tanah dan sumberdaya air yang melimpah pada daerah zona tengah penduduk akan secara alami akan memanfaatkan lahan tersebut pada sekotr pertanian maupun perkebunan. Seperti hamparan persawahan irigasi sangat sering dijumpai pada zona tengah. Keberadaan sumberdaya yang cukup akan menumbuhkan fungsi-fungsi dan interaksi keruangan yang nantinya akan menghasilkan suatu kota seperti pada kota Yogyakarta, Magelang, dan Surakarta.
Dari segi kependudukan daerah ini memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi dibandingkan zona selatan. pola permukiman akan cenderung mancari keberadaan sumberdaya-sumberdaya seperti air. Tingkat pendidikan dan Usia harapan hidup pada zona tengah ini sudah cukup tinggi dimana zona tengah ini menjadi pusat-pusat kota yang nantinya akan menghasilkan fasilitas pelayanan umum seperti pendidikan, kesehatan, jasa, dan perdagangan. Sedangkan secara demografi penduduk pada daerah ini sedikit didominasi oleh usia muda, karena tersedianya lapangan pekerjaan yang cukup sehingga tidak mengharuskannya keluar untuk mencari lapangan pekerjaan.
Secara ekonomi zona daerah ini memiliki sumberdaya alam yang tinggi dengan tingkat kesuburan tanah sektor pertanian seperti persawahan pada dataran aluvial, sekotr perkebunan pada lereng-lereng gunung api. Tidak hanya pada sektor pertanian, potensi sumberdaya alam mineral juga banyak ditemukan pada daerah ini sperti bahan tambang galian golongan c (kerikil, pasir, dan batuan). Sedangkan pada daerah pusat kota akan terbentuk ekonomi pasar seperti pelayanan jasa, industri dan perdagangan